Relaks di Pantai Goa Cemara Bantul

Setelah penat dengan kesibukan kegiatan komunitas di buan Agustus lalu, kini Agus Bumi Indonesia mengadakan piknik untuk relaksasi anggota komunitas. Berwisata menjadikan sebuah ajang kegiatan yang akan lebih mempererat dalam jalinan silaturahmi sesama Anggota ABI dan keluarganya. Dengan tujuan wisata yang cukup dekat, yakni di Pantai Goa Cemara Bantul, acara ini dapat berlangsung dengan lancar.

Minggu pagi itu, 30 September 2018 sekitar 10 mobil dan beberapa sepeda motor konvoi beriringan dari titik kumpul Warung Mie Pele Bantul. Perjalanan yang kurang dari 1 jam itupun akhirnya sampai di lokasi wisata Pantai Goa Cemara. Bertempat di sebuah joglo diantara pepohonan cemara, sebagai titik kumpul dan kegiatan di sana. Setelah pembukaan acara, dilanjutkan pengantar oleh Bapak Agus Sulistiyono, SE, MT selaku penasehat komunitas. Setelah ketua panitia Agus Sri Untoro meberikan sambutan selamat datang, langsung dilanjut dengan acara menyanyikan 2 buah lagu yang bertema Agus, karya Agus Raka dan Agus Kawil.

Turut memeriahkan acara wisata ini, hadirnya Kristin Agus Setyowati, seorang istruktur senam dan BL yang mengajak peserta piknik untuk bergoyang dengan tarian Maumere. Sontak seluruh peserta berdiri dan bergoyang mengikuti gerakan sang instruktur. Meski gak semua ngerti gerakan tariannya, “ sing penting Joget, hahaha.. “, ujar salah satu anggota.

Tak lupa ada acara bagi-bagi doorprize, sekitar 70 buah doorprize dibagikan kepada peserta wisata, bahkan bagi pengunjung lain. Agus Player-pun mulai memainkan jarinya di keyboardnya, dan para vokalis Agus Agus pun mulai melantunkan tembang-tembangnya. Dari lagu-lagu pop, hingga dangdut koplo, mereka nyanyikan.

Setelah acara makan siang, peserta piknik di arahkan ke arah masuk pengunjung. Dengan rapi para Agus berjajar dan memberikan sambutan selamat datang kepada pengunjung pantai Goa Cemara, sembari memberikan beberapa doorprize bagi pengunjung. Meski hanya sebuah sambutan dengan sapaan dan senyuman, semoga dapat memberikan kesan hangat bagi para pelancong. “Kita sebagai warga Jogja kan dikenal dengan budaya ramah dan kekeluargaan”, kata Agus Herbal, sie Humas ABI.

 

    

      

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *