ORGANISASI

ABI lahir di malam Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1437 H, di Warung Mie Jawa, PELE di seputaran Sembungan, Kasihan, Bantul. Nama ABI muncul begitu saja dari perbincangan beberapa teman saat ngobrol santai selepas Sholat Tarawih.

ABI merupakan rentetan sejarah dari komunitas Agus Nasional. Sebelum membentuk komunitas ABI ( Agus Bumi Indonesia ), beberapa pengurus telah mendirikan komunitas tingkat Provinsi dari Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) yang disebut Dewan Agus Daerah. DAD AABI Yogyakarta mempunyai ikatan organisasi dengan Dewan Agus Pusat AABI. Namun dalam perjalanannya, beberapa pengurus dan anggota lebih merasa nyaman dengan aktivitas yang mandiri khusus di Provinsi DIY, maka setelah melalui pembicaraan khusus, akhirnya lahirlah ABI yang tidak ada ikatan dengan organisasi AABI. Namun, dengan motto “Kebersamaan dalam Persaudaraan” warga ABI selalu menjaga persaudaraan dengan sesama Agus, dimanapun berada.

Kini ABI dengan kekuatan penuh mencoba melangkah dengan program-program yang selain untuk pengembangan anggota, juga program sosial kemasyarakatan. Dengan harapan, dapat bermanfaat bagi masyarakat.

PENGURUS

Penasehat : Agus I Ketua Agus I Sekretaris : Agus I Bendahara : Agus I Wakil Ketua : Agus, Agus, Agus, Agus, Agus I Koord.Data & Informasi : Agus I Koord.Humas : Agus I Koord.Pengabdian Masyarakat : Agus I Koord.Hukum : Agus I Koord. Usaha & Kesejahteraan Anggota